recent post

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Monday, September 20, 2010

Pikirkan dan Syukurilah!


Ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada anda. Karena Dia telah melipatkan rahmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.
Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya
(QS. Ibrahim: 34)

Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, anda memiliki dunia tapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan tapi tidak pernah mengetahuinya.
Dan Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin
(QS. Luqman: 20)

Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua kaki.
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(QS. Ar-Rahman: 13)


Apakah anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan berjalan terus menerus tiada henti? Apakah anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah?
Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika sanak saudara di sekitar anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Pernahkah anda merasa nista manakala dapat menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang disekitar anda tidak bisa makan dan minum karena sakit?
Coba pikirkan betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya Allah jauhkan anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit anda yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.
Adakah anda ingin menukar mata anda dengan emas sebesar gunung Uhud, atau menjual pendengaran anda seharga perak satu bukit? Apakah anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah anda, hingga anda bisu? Maukah anda menukar kedua tangan anda dengan untaian mutiara, sementara tangan anda buntung?
Begitulah, sebenarnya anda berada pada kenikmatan tiada tara dan kesempurnaan tubuh, tetapi anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa suntuk, sedih, dan gelisah meskipun anda masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.
Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga anda lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal sesungguhnya anda masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagiaan, karunia, kenikmatan dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu dan kemudian syukurilah!
Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.
(QS. Adz-Dzariyat: 21)

Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, kesehatan, pekerjaan dan apa saja yang tersedia di sekeliling anda. Dan janganlah termasuk golongan
Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.
(QS. An-Nahl: 83)





Dikutip dari Buku kategori pencerahan hati “La-Tahzan” (Jangan Bersedih).

0 comments:

Post a Comment