recent post

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Tuesday, November 27, 2012

Selamat Ulang Tahun Wanitaku Tercinta

Hari ini wanita yang paling aku kasihi berulang tahun, tapi tidak seperti yang aku harapkan, rutinitas kuliah serasa membelengguku untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun. bagaimana tidak? kemarin aku pulang malam dan beliau sudah terlelap, giliran aku yang tertidur, tiba-tiba pagi sudah datang menyapa dan segera memburuku untuk beranjak ke kampus.  This is so damn! Why do always having a class in early morning?! Arghhh :@
            Tapi ya sudahlah yang penting dijalani saja dengan ikhlas. ): pasti ada hikmahnya juga. (paling tidak bikin jadi bangun pagi meskipun kepaksa -_-). Singkat cerita aku berangkat ke kampus dan Alhamdulillah tumben sekali hari ini tidak telat. Tetapi ini sungguh aneh (karena biasanya telat), ini membuat perasaanku mulai tidak enak. Tidak biasanya aku datang lebih awal dari sang dosen. Berarti kemungkinannya ada 2: aku yang kepagian(jelas tidak mungkin) atau dosennya yang telat(yaiyalah :D). Di saat seperti ini aku mengambil asumsi. Mungkin dosennya sedang diperjalanan, atau dosennya masih tidur, atau mungkin malah dosennya tidur dijalanan :D Yang jelas aku berpikir sepertinya dosennya tidak hadir.
            Beberapa menit kemudian *jreng jreng* seseorang membuka pintu dan menghancurkan keramaian di kelas. Siapakah ‘dia’?? tepat sekali! Dia adalah beliau yang saya maksudkan tadi. Dengan sigap semua mahasiswa yang tadinya berserakan kembali ke tempat duduknya masing-masing.

            Tapi coba kalian tebak apa yang beliau katakan saat mengawali kelas?
            Beliau berkata “silakan kalian buka di bla bla bla, disitu sudah saya upload filenya, tolong dipelajari tugasnya, itu sebagai pengganti kuliah hari ini. Saya hari ini tidak bias mengajar karena banyak acara. Selamat pagi!
            Bagaimana perasaan anda sebagai mahasiswa yang buru-buru berangkat tapi pada akhirnya harus menunggu, dicampakkan dan diberi tugas? *ahaha
            Begitulah kelas berakhir, saya kemudian mulai galau, pulang gak ya? Pulang gak ya? Mau pulang tapi masih pagi, kalau pulang agak siangan ntar ada praktikum. Setelah berpikir panjang kali lebar samadengan luas, akhirnya saya memutuskan untuk membuka notebook dan mencari spot yang mantap. Yap, ngenet adalah hal yang saya lakukan sejak pagi sampai siang di kampus -_-
            Singkat cerita jam praktikum tiba, seperti yang dibilang kakak aspraknya(baca:asisten praktikum) bahwa praktikan harus datang 15 menit sebelumnya untuk persiapan pretest, saya dengan lugu menurutinya dan ternyata saya didustai :/
            Praktikum dimulai pukul 13.15, telat 15 menit dari jadwal. Saya dan 2 orang teman sekelompok saya yang ‘pintar’(baca:idiot) segera mengerjakan pretest dengan cekatan dan asal-asalan :D
begitu praktikum dimulai, waktu 2 jam berlalu dan kami masih sibuk dengan rangkaian yang super absurd dan sama sekali belum mendapatkan data satupun. Kami beberapa kali bertanya pada mas asprak, dan hasilnya nihil. Kami diminta menunggu kedatangan bapak laboran yang handal. Setelah beliau datang ternyata, usut punya usut, piranti yang kami gunakan untuk praktikum memang “canggih”(baca:RUSAK).
Oh man! Shit! 2 jam berlalu sia-sia kita habiskan dengan mengutak-atik barang rusak? What a nice(baca:fucking) thing?! Setelah itu kita mendapatkan data dari perhitungan manual yang sangat asal-asalan sehingga diperoleh pula hasil akhir yang sangat luar biasa tidak masuk akal. :D
meskipun begitu kami sangat yakin pada jawaban yang kami tulis pada laporan kami. Kami sangat yakin bahwa jawaban kami ‘tidak’ benar. Praktikum gila dengan alat idiot dan kelompok jenius, ternyata hasilnya nol. (don’t try this at home!)
menjelang maghrib kami keluar meninggalkan ruangan praktikum. “uhh,, Rasanya bagaikan power ranger yang baru keluar dari medan pertempuran dan dibelakangnya ada efek ledakan kehancuran dari musuhnya”  :D
            Setelah sampai rumah aku segera berkumpul dengan keluarga yang kebetulan sedang duduk-duduk di ruang TV semua. Aku segera bergabung dengan mereka tapi belum banyak bicara mengingat kekecewaanku dengan kuliah hari ini tadi. Udah jam kosong, nunggu lama, praktikum gagal. Komplit dah!
Namun tiba-tiba aku teringat sebuah janjiku. Sudah lama aku ingin memenuhi janji sederhana ini, namun selalu ada saja halangan yang menyebabkan rencanaku batal. Hari ini aku merasa cukup untuk bisa memenuhinya. Segera aku mengutarakannya dan tak kusangka kami langsung sepakat.
Segera kami semua bersiap-siap, dan akhirnya kita sekeluarga pergi ke Warung Steak dekat rumah sesuai ajakanku. Kenapa? Karena wanitaku tercinta yang hari ini berulang tahun dulu pernah menyampaikan dahwa beliau ingin ditraktir steak bareng keluarga (sangat sederhana bukan?), dan inilah janjiku, aku pikir ini momen yang tepat. ):
            Namun begitu sampai ditempat makan steak, kami sedikit kecewa juga karena yang tersedia hanya steak ayam dan steak ikan saja, ternyata daging sapi sedang mahal-mahalnya dan susah dicari. Tapi tidak apalah, terbayar dengan kehangatan suasana keluarga ini, gurauan yang begitu nyaman, tingkah lucu dari kedua cucu dari wanitaku tercinta, dan disini aku merasakan kepuasan yang amat sangat mendalam. Akhirnya aku bisa sedikit membuat senyuman muncul di saat yang sebenarnya sedang ‘sulit’.
            Aku pasti akan sangat merindukan momen seperti ini, aku harap bisa sering melakukan hal yang sama seperti ini lagi. Kumpul, cerita, makan bareng, ketawa bareng, membuat seolah-olah masalah-masalah yang sebelumnya terjadi hanyalah gurauan. 
Hari ini aku sadari, tidak perlu menjadi kaya untuk bisa bahagia dan membahagiakan.  Dan aku yakin hari ini aku lebih bahagia dari orang-orang kaya yang meskipun selalu makan enak, punya mobil banyak tetapi waktu mereka habis hanya untuk menyibukkan diri di kantornya saja.
BAHAGIA ITU SEDERHANA!!!
SELAMAT ULANG TAHUN IBU!!! TETAPLAH MENJADI WANITAKU YANG MESKIPUN TAK SEMPURNA TAPI BEGITU INDAH DENGAN KESEDERHANAANMU.
Baru ini kado yang bisa aku berikan untukmu saat ini. Tapi lihatlah, dimasa depan nanti aku pasti bisa menjadi lebih dari harapanmu. Aku akan menjadi sebaik dirimu saat ini. :)

0 comments:

Post a Comment